Oleh: Freddy Hernawan | 27 Februari 2007

Asyiknya…Main Tamiya

PERMAINAN mobil-mobilan atau miniatur mobil memang biasanya menjadi kegemaran anak-anak. Dari mulai mobil yang harus digerakkan sendiri memakai batere, sampai yang menggunakan kontrol jarak jauh.

Untuk anak-anak, permainan itu memang cukup bisa membuat mereka bersenang-senang. Namun, bila tujuannya lebih dari bersenang-senang, orang dewasalah yang lebih banyak mengambil kendali permainan itu.

Contohnya saja permainan mobil miniatur yang lebih sering disebut tamiya. Istilah itu memang kurang tepat karena merupakan nama sebuah perusahaan di Jepang yang berdiri sejak tahun 1946 dengan pimpinnya bernama Shunsaku Tamiya.

Namun, karena perusahaan pembuat mobil miniatur itu memang berdiri sudah cukup lama dan produknya pun menyebar di berbagai negara di bumi ini, istilah tamiya pun sering dipakai untuk menyebut mobil miniatur meski hal itu bukan tamiya.

Di Bandung dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Semarang, Depok, Bekasi, Yogyakarta, Surabaya, Lampung, dan lainnya, orang-orang dewasa memang semakin banyak yang menggemari permainan tamiya. Bukan untuk sekadar bersenang-senang, tapi juga untuk menguji kemampuan mengulik mesin sehingga meski mobilnya kecil tapi bisa bergerak dengan cepat.

Harun (54) adalah salah satunya. Ia bahkan termasuk generasi pertama pemain tamiya di Indonesia yaitu sejak tahun 1987. “Saat itu mulai banyak anak-anak yang bermain tamiya, termasuk anak saya. Saya dan orang tua lain hanya melihat-lihat. Akan tetapi namanya juga anak-anak, mereka main sebentar lalu mobilnya ditinggal. Nah, jadinya orang tua yang ‘panasan’ ikut memainkan mobil-mobilan itu,” katanya menceritakan proses awal bergelut dengan mobil jenis mini 4WD itu.

Kebanyakan pemain tamiya yang dewasa juga memulainya karena melihat anaknya bermain-main atau karena sejak kecil dibelikan orang tuanya sehingga hobi itu terbawa sampai dewasa.

Misalnya Ferry T. B. (27), seorang wiraswasta di Bandung yang menjadi pemimpin tim Bemperz. Awalnya, ia hanya membantu merakitkan tamiya yang baru dibeli ayahnya untuk sang adik. Karena sadar bisa merakit tamiya, ia pun selalu ingin membeli produk itu sampai akhirnya mulai tahun 1997 sudah bisa membeli dengan uang sendiri.

**

SAAT orang dewasa mulai bermain tamiya, tentunya kesenangan dan kepuasan yang dituntut dari permainan itu bertambah. Mobil pun bukan sekadar yang penting jalan, tapi dipakai balapan untuk mengadu kecepatan, kelincahan, kestabilan, dan sebagainya seperti balapan mobil sesungguhnya.

“Bentuknya sekarang memang tidak sesuai dengan kit dari pabriknya. Sebagian besar part dimodifikasi sendiri. Jadi beda jauh lha kemampuannya dengan yang dimainkan anak-anak,” ujar Harun yang biasa dipanggil Abah.

Tuntutan peningkatan kemampuan itu diakui Abah karena hadiah yang diperoleh dari suatu perlombaan. Di tingkat daerah, tamiya race biasanya memberikan total hadiah belasan juta. Dalam kejurnas, angka itu meningkat sampai di atas Rp 50 juta.

Kejurnas itu sendiri biasanya digelar dua bulan sekali dengan penyelenggara yang berbeda-beda dan berganti-ganti daerah. Menurut Ferry, penyelenggara lomba tamiya race itu biasanya adalah tim tamiya dari suatu daerah yang ingin menyelenggarakan lomba di daerahnya. Namun, ada juga pertandingan yang digelar setiap tanggal 18 Februari oleh Abah Harun karena itu adalah hari ulang tahunnya.

Karena tuntutan untuk menjadi yang paling andal dalam suatu pertandingan, kegiatan mengulik dan memodifikasi mobil itu pun menjadi sesuatu yang lebih penting dari sekadar hadiah. Bila mobilnya sering menjadi pemenang, pemain tamiya dan timnya pun akan lebih disegani.

Kreativitas dan uji kemampuan mengulik mesin ini akhirnya menjadi bagian penting dari kepuasan pemain tamiya yang dewasa. “Memang senang saat bersaing di antara teman-teman. Kita membuat dan menampilkan hasil rakitan sendiri dan ternyata lebih bagus dari yang lain. Itu kepuasannya,” kata Abah.

Begitu pula yang dirasakan Bayu Purbo Agung (26), wiraswasta asal Bandung yang juga pemain tamiya dan memiliki track di kawasan Ujungberung. Momen-momen membuat mesin yang cocok untuk track balap adalah yang dianggapnya seru.

“Main tamiya itu bukan cuma soal mobil tok. Kita harus bisa membuat mesin yang cocok tapi bukan berarti harus selalu kencang. Jadi, nggak asal merancang mobil karena tantangannya adalah bagaimana membuat mobil dengan presisi yang tepat. Itu kepuasannya,” kata Bayu.

**

MESKI hobi itu sudah bisa diperlombakan dan merangsang dari segi hadiah, tapi jumlah pemain tamiya tidak bertambah dengan pesat. Harun mengatakan, peminat memang bertambah apalagi saat liburan sekolah. Namun, setiap pertandingan ternyata yang muncul adalah muka-muka yang masih sama.

“Sekarang kondisinya memang lagi menurun. Pemain lama masih tetap eksis, tapi pemain baru kurang,” ucap Bayu. Menurut dia dan juga Ferry, hal itu mungkin disebabkan kurangnya sarana permainan tamiya yang terbuka untuk publik.

Sekira tahun 1993, track tamiya itu tersedia di Bandung Indah Plaza dan bertahan kurang lebih dua tahun. Pada tahun 1997, track pun tersedia di salah satu toko buku di Bandung dan timbul-tenggelam sampai akhirnya benar-benar tidak ada lagi.

Tahun 2003, track yang terbuka untuk umum pun tersedia di Plaza Dago tapi bertahan tidak sampai dua tahun. Tim tamiya bernama Luki pun akhirnya menyediakan track di Plaza Parahyangan pada tahun 2004 dan tutup pada tahun 2006. Sekarang, track yang bisa dipakai umum itu hanya ada di kawasan Ujungberung yang dikelola Bayu dan rekan-rekannya.

Untuk menarik pemain-pemain baru, Bayu pun mempersilahkan track-nya dimainkan oleh para pemula yang belum bisa men-setting mobilnya. “Kalau ketemu dengan yang jago saat langsung pertandingan, mereka pasti minder dan akhirnya nggak meneruskan. Saya juga pernah dalam posisi itu sehingga pemain baru harus dikasih banyak kesempatan latihan,” katanya. (Vebertina Manihuruk/”PR”)***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/022007/27/1001.htm


Tanggapan

  1. wah karena bakat yang ada di orang indonesia mengenai pertandingan sekali kali adain kejuaraan ASEAN aja kali lum cari pengalaman tapi di kasi tau besar besaran jadi pada tau,….ama musim na kayakna belum datang ya

  2. mnrut gw sih, permainan tamiya yg skrg kayaknya mulai kurang diminati, soalnya yg jd fktor mendasar ya dari segi finansial anak-anak indonesia yg kurang memadai. tp klo dlihat dari segi hobi sih kayaknya bagus buat dikembangin lagi dan bisa bikin suatu kegiatan yg positif.

    mntan racer tamiya 200!!!…..piss ah.

    • OH, YA SAMA JUGA SAYA JUGA PENGGEMAR TAMIA

  3. abah HARUN n semuat team jakarta, bandung ayoo turun ke Jawa Timur…. di sini masih hot. NAZA mana ya kok ga muncul lagi. kapok ya maen tamiya yaaa. ehh metkenal ama tem Bamperz kalao mau tau info lomba jawa timur hub team Black Speed./sdr Rudi….. kapan jakartaa ada lomba lagi

  4. Yang Bandung dah agak² sepi, dulu waktu ada pertandingan di BIP yang turun kebanyakan dari Jakarta, gimana neh Bandung, bisa memunculkan generasi baru nya gak?

  5. Hai…Apa kbr… Kapan ada lomba lagi

  6. mas,
    aku mau nanya

  7. dimana mas aku biar bisa dapat gambar gulungan single atau double!!! gimana cara membuat gulungan double. tolong mas

  8. mau tau dong tanggal berapa ada pelombaan lagi di jakarta. soalnya gw udh
    lama ga aktifnih

  9. bos mau nanya harga charge digital? katanya yang jual di JATIM hanya BLACK SPEED.kutunggu yach!!!!!

  10. Tamiya di Indonesia tidak bisa berkembang lagi karena perlombaan tidak Fair, banyak panitia sejatinya pemain sendiri dan ikut di belakang layar.
    Regulasi tidak jelas dan kurang ketat, sehingga lebih menguntungkan para pemain lama saja.

    Gue juga pemain lama dari tahun 1988 pertama kali main. tapi fair saja setiap perlombaan tidak dapat memacu pemain baru untuk tampil. mereka pasti patah arang. Pernah sempat Vacum 4 tahun saja dan main lagi di tahun 1998 saja gue udah kaget dengan regulasi baru yang cukup beragam antar daerah. reg Standart nasional saja masih gak sama antar daerah. Belum lagi nasib pemain baru yang selalu dicurangi akan membuat mereka patah arang.

    Untuk dapat bersaing di tingkat nasional juga hanya muka lama yang mampu, pemain baru tampa bimbingan dan pelaku lama pasti kalah, alhasil mereka hanya dimanfaatin modalnya.

    Jadi untuk perkembangan Tamiya di tanah air bagi pemula harus mengadopsi regulasi japan Cup. Panitia harus Fair, jangan main di belakang layar saja. Banyak chassis baru semisal MS chassis yang masih dapat di eksplore lagi kemampuaanya. Tentu saja jenis track yang lama sudah tidak cocok lagi bagi chassis generasi VS ke atas. Ganti model circuit sesuai karakter mesin dan chassis modern, maka pemain lama juga belajar dan ikut berkembang, pemain barupun punya kesempatan untuk bersaing dengan pemain lama jika pintar adaptasi dengan kondisi terbaru ini.

    Salam untuk kemajuan mini Yongku Indonesia.

  11. w mau tau dong tempat main tamiya daerah manggarai ada gak kalau ada kabarin dong. w pgn jual box tamiya merk Plano type 777

  12. oh iya kalau ada yang berminat
    tlp ke 99576140/081585821148 nama w helmi

  13. main tamiya di mana ja klo blh tau….

  14. Mas gimana caranya buat dinamo speed m drag

    mkash

  15. kapan maen nascar lagi

  16. ngawi pingin maju maen ndek jatim. tlong coba masuk kngawi. q tnggu. terima kasih

  17. Qo Tamiya Udh Ga Ada Kbar Nya Lgi Y??

    Terutama d Jogja.

    Gmna Cra Nya Tamiya Msih Tetap Trz Berkembang???

  18. ayo jateng-DIY ngadain seri lagi buat lomba tamiya standart

  19. cari box plano seri apapun, yang punya box plano bisa hub 081393399877

  20. jogja februari 2009 race nasional

  21. tamiya emang asyik bro. saja jadi mengenang masa-masa dulu, namun sayang harga spare partnya mahal amit amit

  22. td q lomba slope, tapi tamiya kkencengen & jadi gak stabil, trus batre q isi setengah, ehh..malah dijalan abis. pdhal pke batre charge 700mah.
    pjg track 1 putaran skitar 300 meter.
    biar putaran dinamo stabil(lumayan kenceng)& batre irit?tolong dong solusinya.
    kawat ukuran brp?
    angker model apa?
    brp gulungan?(model single/double)?
    menggunakan magnet kuat/sedang?
    kirim ke:amri_sobatpadi@yahoo.co.id

  23. G juga main tamiya angkatan thn 88.
    terakhir x G ikutan race thn 91.
    Beneran Seru bangeeettttt Main Tamiya.
    Positif dan Kreatif.
    Para Pecinta Tmy, kita buat acara Race Tmy lg yuk.
    Indo itu Extreme!!
    Kalo mulai ada yang main ada Track yg cukup besar, G yakin anak2 generasi skrg/ adik2 kita pasti jg kaya kita dulu.

  24. Mas, bagaimana untuk cara menggulung untuk mendapatkan torsi dan speed yang seimbang kira2 brapa gulungan trus pake kawat ukuran brapa, trus gulungan double atau singel

  25. tolong donk di daerah bali adain lomba

  26. Aq termasuk pemain pemula. Emang ada benarnya sih klo pemain tamiya yg baru muncul cuma d ambil modalnya doank. Padahal kalo pemain baru d kasih masukan mungkin bisa bersaing sama yang senior.

    • ya…… mungkin tetapi jika pemula bergabung dengan tingkat senior gak bisa karena pemula bukan diambil modalnya tapi kecepatan mobil tamianya,ngerti,kan.dah!

  27. Gw maen tamiya di pondok Gede ni,Lagi pngen blajar gulung dinamo.”Chayoo Tamiya Indonesia”

  28. Salam kenal, aq maen TAMIYA dr kelas 6 SD ampe skrg (umurku 31) n ga ad bosennya. kapan bisa maen bareng mas. Aq skrg tinggal di Nunukan KALTIM
    BRAVO TAMIYA !!!!!!
    #NASCAR SPEED RACER#

    • nunukan tingal di mna??????

      • hmmmmm………. yang aku th di srby

    • kapan kapan ya aku masih repot nih harus masih betulin tamiya kalau mau ke tamiya shop di surabaya ya dah!

  29. yg di jatim kalo pemula main aja ke sby di sana gudangnya ahli tamiya speed nascar,buat yg di kaltim salam tamiya….hidup nascar broooo..btw ada tau namanya boy ga di kaltim,tuh org abis dari sby pindah ke kaltim dengar dengar dia lagi berjaya di sana

    • slm knal mas,,.,.,. mas tlong ya,, klu bsa krimkn gambar gimana cara gulungan doueble,.,,,….. krim ke priyadna@yahoo.co.id
      tolong ya massssss.

  30. aq juga anak kaltim aq main tamia dari klas 3smp aq bingung mau main sped atau standard pusing lagian di sini aksesoris nya mahal bgt kalau ada yg jual tamia standart atau sped hubungi (0556)23588
    serius ok hiduup nunukan kalimantan timur

  31. saya juga suka main tamiya mas, sampe sekarang belom bisa gulung 10-10 0.6 dobel, hehhe

    • yahhhh baguslah semangat terus ya!!!!!!!

  32. gmn cra nya mao gbung??

  33. gmn cra nya gbung??

    • Haloo! Hendro,begini hendro dtg ke surabaya terus di sana ada pasar atom nah di floor 3 ada toko tamiya disitulah kamu bicara ke pegawainya lalu pegawainya akan kasih kamu alamat dan cara gimana mo gabung beres kan!

  34. dimana letack nya tragk tamiya di surabaya

  35. banyak disurabaya
    setau aku smua mall disurabaya ada track buat main tamiya

  36. giliran aku tanya?????

    cara bikin tamiya jadi super kenceng gimana c?aku pnh liat d BG junction track lurus skitar 10 mtr d tempuh kurang dari 1 dtik.

    thank utk jawabannya

    from : even_sby@yahoo.com

  37. nanya jg dong
    gmana biar putaran dinamo stabil(lumayan kenceng)& batre irit?tolong dong solusinya.
    kawat ukuran brp?
    angker model apa?
    brp gulungan?(model single/double)?
    menggunakan magnet kuat/sedang?
    kirim ke: Alif.blackmage@yahoo.co.id
    Mohon bantuannya……


Beri tanggapan

Your response:

Kategori