Beberapa hari ini koneksi Internet di tempat saya tidak stabil. Entah apa permasalahannya. apa ini benar-benar murni dari ISPnya? Suka putus-putus.
Ayah saya sekarang lagi gemar-gemarnya main Bridge di internet, BBO (Bridge Base Online). yah karena memang beliau seorang yang gemar main bridge dari dulu, sering ikut kejuaraan nasional dan lain sebagianya. Tentu dapat bermain Bridge di media Online seperti BBO makin membuatnya tergila-gila dengan dunia Internet.
Ayah saya merasa tak nyaman hati, jika sedang bermain dengan lawan mainnya tiba-tiba koneksi internet putus. Atau mungkin lagging yang terjadi, menyebabkan lawan mainnya kesal. ketika harus melempar kartu, karena terjadi lag maka informasi kartu tak kunjung datang, maka terjadilah disconnect.
Nah, kalau udah gitu, ayah saya teriak teriak sendiri di kamar. “wahhh.. koneksinya kok begini..?” “kok begitu?” banyak hal yang beliau tanyakan ke saya. jujur saja, sulit memberikan penjelasan kepada orang yang tak memahami masalah tehnis.
Paling, saya cuma bisa bilang, maklumlah yah, koneksi murah meriah ini.
Ayah saya lalu bertanya lagi, “bagaimana caranya supaya koneksi Internetnya stabil, nggak putus-putus dan nggak lambat? Lalu saya jawab, “langganan Internet yang lebih bagus dong”. “berapa sebulan?” dia tanya lagi. Nah, kalau udah begini, penjelasannya bisa panjang lebar.
hehe.. sekarang saya malah disuruh beli kartu IM3, buat online via GPRS
kayaknya memang Internet bisa buat orang ketagihan yah. saya pergi dulu deh, beli Kartu IM3 nya.


























hehehe.. iya bener sekali. Internet bikin ketagihan, tapi lebih positif daripada TV.
Oleh: Rosyidi on 2 Mei 2008
at 6:19 pm
[...] Oleh karena gangguan tersebut, ada beberapa tulisan yang saya posting di blog saya yang di wordpress. Jadi diantaranya saya memposting cerita tentang ; Mencari uang lewat korupsi, blog ini sudah mencapai PR 4 dan Ayah saya yang mulai ketagihan Internet. [...]
Oleh: Hari-hari yang terlewatkan | Freddy Hernawan on 2 Mei 2008
at 11:36 pm
wah memang sangat bikin ketagihan tuh,,,
Oleh: hanggadamai on 3 Mei 2008
at 2:08 am
hehehe ayah-ayah jadul kebanyakan emang seperti itu; waktu belum kenal internet : haduh barang apaan itu, berapa sebulan biayanya dsb3 tapi nggak juga masang2….tapi begitu udah masang dan nemuin komunitasnya wah……bisa jadi rebutan sama anak tuh……..
Oleh: Nugroho Pratama on 3 Mei 2008
at 10:54 am