League Of Legends, Apa kabarnya..?
Malam ini saya tak bisa tidur. seperti bulan-bulan di tahun 2011, kalau saya tak bisa tidur biasanya ngegame online atau ngoprek aplikasi. sekarang saya malah tiba2 pengan tahu apa kabar League Of legends..? apakah ada champions baru.. coba2 tengok ke websitenya ah..http://www.leagueoflegends.com/
haha ternyata setelah beberapa bulan saya tinggalin (karena koneksi nggak mendukung) banyak sekali perubahan
http://na.leagueoflegends.com/news/champion-spotlight-nautilus-titan-depths
Beberapa bulan belakangan ini koneksi yang biasa saya pakai sedang bermasalah. Sekarang ini saja saya baru menggunakan Hape saya sebagai modem. kecepatan koneksi GPRS ini saya tasa cukuplah untuk mengupload blog yang saya tuliskan ini
semoga besok koneksi yang biasa saya pakai untuk ngegame bisa cepat dipulihkan
~
Arisan mini4wd di kuala 2 kuburaya
Beberapa dibawah ini foto arisan di kuala 2 kuburaya kalbar. Walo nggak ada lomba, arisan tetep jalan.

Sirkuit lomba tamiya

Lomba tamiya mini4wd kelas Standart gear seri

Track seelah dalam

Box Tamiya

Ivan (Singkawang) Betulin Track

Lomba Tamiya

Serunya bermain Tamiya Mini4wd

Lombanya sampai magrib
Terwujudnya Blogger Mempawah
Pada malam ini saya dan beberapa sahabat di YVC Mempawah berkumpul di salah satu rumah sahabat kami, syawal. ada beberapa point penting dari hasil pembicaraan kami pada malam ini, yaitu ternyata kami semua adalah juga orang2 yang suka menulis dan memiliki blog. Tentu sangat menyenangkan jika memilii teman(club motor) juga meiliki kesamaan hobby yang lain, yaitu ngeblog.
Walaupun dari blog yang mereka miliki terlihat masih baru, tetapi pikiran saya sudah jauh terhadap mereka. ini adalah cikal bakal perkembangan dunia blog yang ada di mempawah. kalau bukan mereka, siapa lagi yang akan menumbuhkan mempawah dari sudut dunia maya aka Internet ini? mimpi saya untuk membentuk dan memiliki sebuah wadah bagi blogger mempawah terwujud sudah. mimpi2 yang dulu hanya ada dalam tiap mimpi indah saya, kini telah terwujud dan semoga akan tumbuh subur di tanah Daeng Menambon ini. ketiga sahabat saya yang menjadi cikal bakal itu adalah Pak Guru Garcia, Pa Guru AAn (Liansa Syawal) dan Fery Kasmana. sungguh besar harapan saya kepada mereka untuk membantu saya dalam mewujudkan berkemangkan Mempawah lewat Media Internet ini. tentu ini harus dengan kerja keras..
Gaya berdagang..?
Beberapa bulan yang lalu, saya memesan rak untuk tempat helm-helm. Kebetulan memang helm dirumah cukup banyak dan besar-besar. Cukup berantakan juga kalau nggak dibuatkan tempat khusus kayak rak buku.
Nah berawal dari kawan kantor yang memesan rak tempat formulir pendaftaran perizinan di kantor, saya juga tertarik melihat hasil pesanan itu. Walopun masih menggunakan kayu yang sederhana, tapi karena saya liat cara mengerjakannya cukup rapi, saya je terinspirasi untuk memesan rak helm kepada tempat yang sama.
Langsung saya datangi tempat pembuatan rak tersebut di desa senggiring. Dia menawarkan harga untuk pesanan rak helm saya sebesar 200 ribu. Dengan perbandingan harga rak form di kantor hanya 100 rb. Rak helm saya memang lebih besar dari rak formulir yang tingginya hanya sekitar 1 meter.
Saya menyetujui harga tersebut. Dan dia menjanjikan waktu seminggu untuk mengerjakannya semua.
Dan bisa ditebak…, hasilnyaa molor. Molor seminggu dr waktu semula. Yg dijanjikan
Hasilnya walopun ada sedikit kekurangan (yaitu pada bagain atas rak ada miss ukurannya). Tapi saya puas.
Nah kemarin saya mau pesan rak untuk pajangan mainan saya (Mini4wd) yg juga mulai meenumpuk. Pengen saya buatkan pajangannya. Ya saya coba ke tempat buat rak helm tersebut diatas. Tahu nggak sekarang dia minta berapa..? 500 ribu. Waduh.. kok jd mahal bgt yah.. aneh. Ya udah karena kelanjur udah datang kesana saya mesen kotak obat saja, yang ukurannya sekitar 30 x 50 cm, dikenakan harga 100 rb. Hehe benar2 nggak masuk akal. Yg sebelumnya tempat form surat di kantor dgn ukuran 0,5 x 1 meter dihargai juga 100 rb. Wah kok mau bisnis begini caranya sih..? Bukan soal brp besar uang atau jasa yang harus saya bayarkan. Tetapi soal konsistensi harga yang berubah berubah tidak sesuai dengan kuantitas dan kualitas output, itu yang membuat saya jengkel. Kenapa harus melihat background pembeli dulu baru menetukan tarif..?? Kalau demikian cara anda melakukan bisnis, bisa berbahaya bisnis anda…

