Tampungan Imajinasi Diri

Jalan-Jalan

Persiapan Hunting bareng MAP (Mempawah Art Photograph) ke Bengkayang

Sore ini kami melakukan persiapan untuk melakukan hunting foto bareng ke bengkayang. Acara ini diilhami atas undangan bro jimmie sinarta pentolan komunitas fotografer bengkayang. Jam 2 siang kami Ngumpul di rumah saudari eka danustie salah satu pentolan komunitas MAP (Mempawah Art Photograph).
Menurut rencana jam 3 ini kami akan melakukan perjalanan. Cek lagi…kamera sudah, lensa sudah…blitz.. hmm tripot nggak dibawa..
Okey..kita tunggu cerita selanjutnya.


Penerapan Spion ganda di Pontianak

SpionSiang ini seperti biasanya pulang kerumah untuk istirahat yang sebelumnya pergi sholat Jumat dulu. dalam perjalanan pulang itu, mata ini melihat sesuatu yang kayaknya nggak lazim. apakah itu..? wah ternyata rata-rata semua pengendara sepeda motor sudah menggunakan Spion ganda!

sesampainya di rumah, saya bertanya kepada orang rumah, ada apa gerangan, kenapa semua orang (pontianak) sudah mulai menggunakan kaca spion ganda dan tinggi-tinggi seperti “berdoa” itu? calon istriku menjawab “oghh itu sudah ada keputusan dari kepolisian, mulai tgl 1 juni ini semua kendaraan di pontianak hrs pakai spion ganda mas..”. ogh iya, sekarang mulai kapolda baru nih. hehe.. ternyata rencana kerja yang baru nih, kalau dulu Nanan sukarna (Kapolda sebelumnya) menerapkan helm standart dan ganda, dan sukses.

Saya dukung Pak kapolda atas rencana kerja spion ganda nya, soalnya orang suka sembarangan aja kalau lagi nyeberang ataupun mau nyalip tanpa liat-liat dulu.

Setelah istirahat siang, saya kembali lagi ke kantor dan dalam perjalanan menuju ke kantor, saya bertanya dalam hati, apakah penerapan ini disadari orang kegunaannya? ataukah hanya takut oleh praturan dan takut didenda saja? wah wah .. ternyata iya, masih banyak yang memasang spion hanya asal-asalan saja, tanpa mengerti bagaimana caranya mengunakan spion. sepertinya perlu pengenalan kepada masyarakat bagaimana menggunakan spion yang baik dan benar. buktinya? sewaktu perjalanan pulang ke kantor saya iseng melihat kaca spion motor orang yang ada di depan saya. kalau bener masangnya, saya pasti akan dapat melihat wajahnya (orang yang naik motor tersebut), atau paling tidak dapat melihat matanya. lha ini? saya melihat dadanya!!

Sumber gambar: http://www.wahanaartha.com/images/100_0057.jpg


Lomba BLOG JRC

Dari hasil blogwalking, langsung saya copy paste aja yah … semoga aja bermanfaat.

Lomba BLOG JRC
Tema : Living in Jogja

Persyaratan untuk mengikuti Lomba BLOG!!

  • Lomba ini terbuka untuk umum, kelompok dan organisasi
  • Peserta tidak dipungut biaya apapun (GRATIS!)
  • Pendaftaran hanya dapat dilakukan secara online melalui situs resmi JRC
  • Setiap peserta wajib mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan, dengan data yang benar.
  • Setiap peserta wajib menulis minimal 5 buah artikel/tulisan BEBAS atau 5 photo/gambar tentang jogja dgn tema ‘Living in Jogja’.
    Blog dengan desain khusus bertema ‘Jogja’ akan mendapatkan bingkisan khusus dari jogjarumahku.com
  • Setiap peserta wajib memasang banner lomba BLOG jogjarumahku.com di situs Blog masing-masing
    “link banner akan diberikan bagi setiap peserta yang telah mendaftar lomba ini”
  • Lomba dilaksanakan sampai dengan 22 Agustus 2007

Penilaian

  • Penilaian diambil berdasarkan Karya Terbaik dari para peserta
  • Keputusan Juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

Hadiah

  • Dapatkan hadiah bulanan berupa Kaos JRC yang akan diberikan kpd 2 orang peserta yang beruntung
  • Pemenang Ke-2 dan Ke-3 akan mendapatkan 1 buah MP3 Player
  • Pemenang pertama akan mendapatkan 1 buah HP

Pendaftaran

Untuk pendaftaran silahkan klik disini

Sumber: http://www.jogjarumahku.com/v2/blog/infolomba.html


Dua Sisi Pada Manusia

Mau bergaya kayak penulis ahh…, Lagi-lagi dari hasil Blogwalking. (maaf, untuk yang tukang baca buku, saya belakangan ini jarang baca buku, karena harga buku belakangan ini mahal sekali. mungkin karena produktifitas kayu sebagai bahan baku kertas menipis kali yah…? lagipula saya sudah tidak lagi kuliah, jadi nggak bisa kalau mau atau ingin pinjam-pinjam buku diperpustakaan buat background menulis). blog walking pun saya lakukan untuk mengisi waktu luang di kantor, kalau di kantor nggak ada yang dikerjakan (lagi).

ahh.. Sudah cukup paragraf pembukaan atau istilahnya intermezo diatas itu, saya sekarang mau mengulas soal sisi manusia. Nah, sisi manusia disini yang saya angkat adalah dari sisi spiritualnya, bukan dari segi fisiknya. menurut saya, sisi spiritual manusia terdiri dari 2 bagian utama; yaitu yang baik dan yang buruk. sudah nonton film spiderman 3 atau komik yang menceritakan tentang spiderman yang disisipi mahluk asing dari planet antah berantah hitam itu? yang sehingga spiderman menjadi memiliki sifat jahat atau nakal yang lebih dominan? (lagi…)


Lomba Blog yang membuat sedih

Tadi pagi setelah senam bersama di kantor, trus ngobrol bareng ama teman-teman sambil makan bubur dan minum sirup yang segar. segarnya terasa banget karena haus dan capek yang menyelimuti. setelah itu pulang bentar buat ganti baju dan celana yang basah kuyup kena keringat.

Setelah balik lagi ke kantor, buka komputer dan browsing ke planet.terasi.net buat sarapan pagi browsing hari ini. waktu itu halaman awalnya membicarakan soal “lomba pembodohan generasi penerus” yang ditulis oleh eko. Akhirnya blogwalking menjalar menuju ke blognya pandu yang membicarakan masalah lomba yang diikutinya, sampai akhirnya menuju ke blog-blog juara lainnya. pada awalnya perasaan ini miris melihat keadaan yang ada, sampai-sampai air mata keluar tanpa sengaja, entah mengapa.

Tapi nggak apa-apa ndu, blog kamu masuk jajaran TOP Posts dari seluruh WordPress.com, keren kan? liat tuh di screen shotnya :) keep the spirit yah pandu. jangan lemas semangat. Waktu yang akan menilai.

kalau saya melihat, seharusnya dalam suatu perlombaan harus jelas kriteria apa yang diperlombakan, artinya apa yang menjadi patokan, apakah kerapian, design, komentar , orisinalitas atau apa saja yang mendukung untuk diperlombakan. kemudian hal-hal itu di bagi-bagi berdasarkan point-point tertentu. sehingga jelas bagi peserta, mengapa mereka bisa kalah dan bisa merima kekalahan itu dengan lapang dada.


Internet bukan Dunia Maya

Dari hasil baca blognya bank AI tentang “Internet bukan dunia maya” saya jadi teringat memory dan kenangan yang tidak mengenakkan beberapa tahun yang lalu. saya sependapat dan setuju banget dengan apa yang dimaksudkan oleh beliau dalam blog tersebut.
Dulu saya gemar sekali chating di IRC dalnet. beberapa channel sering saya masuki. namun banyak sekali orang yang menggunakan media itu hanya sebatas dunia maya, perkenalan antara wanita dan lelaki (yang laki-laki sukanya kenalan ama cewek, kalau kenalan ama cowok pasti nggak dibalas lagi, begitu seterusnya). wajar saja banyak yang menyamar jadi cewek (cowok nyamar jd cewek bagiand dari virtual/maya). kalau di dunia RO (laki-laki yang menggunakan atau menyamar dengan karakter cewek) biasa disebut hode (binatang atau monster cacing yang mirip bentuk alat kelamin laki-laki); mau maki sana sini nggak peduli (coba lewat telepon maki-maki, pasti mikir dulu); karena hanya berpikiran sebagai dunia maya. Mereka nggak memikirkan siapa orang yang diajak bicara di ujung sana. mereka nggak memikirkan apa perasaan orang yang diajak bicara. nggak peduli. pokoknya serba “emang gue pikirin”.
Maksud saya jadikanlah media chatting (IRC) apalagi media internet yang lainnya
sebagai media komunikasi yang baik. ada lagi kasus lain, kasusnya adalah ada orang yang nggak dikenal atau baru saja kenalan, asal main cium “muach” (pakai tulisan ciumnya) salah satu user yang ada dalam sebuah channel. coba saja istri kita di telepon orang lain yang kita nggak kenal, atau dalam suatu diskusi, kemudian dalam percakapan itu terdengar “muach”, apalagi kalau waktunya malam hari, wah bisa barabe tuh. bagi saya membacanya muak, jijik.

Intinya, jangan jadikan Internet sebagai tempat sampah, manfaatkanlah internet dengan baik.


Anak SMP itu

Lagi-lagi cerita ini muncul dan terinspirasi dari blogwalking. awalnya jalan ke salah satu blog yang adadidunia maya ini, yaitu blognya kang Dewo. disana ada posting dengan judul “jangan cuma ngeblog“. yah..anggapan saya waktu itu biasa saja, namun yang membuat saya kaget adalah ada anak SMP yang disebut-sebut disana. bukan karena dia anak smp yang jago membuat blog membuat saya kaget, tapi dari karakter wajah yang dia miliki, saya suka sekali. walaopun tubuhnya tambun (ini jelas dari keluarga yang berada, dan nafsu makan yang bagus), namun tidak menutupi makna wajah yang ada.

Wisnu Aryo Setio

Okey kita mulai menganalisa wajahnya. perhatikan sorot matanya. begitu tajam dan cemerlang, tidak layu. dia mencari “sesuatu” seperti elang. apa yang diinginkannya akan dia cari terus, nggak seperti orang-orang kebanyakan yang mudah pasrah. bentuk garis alis yang begitu menantang, menujukkan dia adalah seorang pekerja tekun dan keras. dan kalau bisa saya beri kesimpulan, anak ini pada suatu hari nanti akan menjadi seorang pemimpin. and hati-hati buat cewek-cewek, bahaya ketemu cowok type begini :P ~.*ingat!, ini hanya ramalan, bisa bener, bisa salah.


Nomor Cantik dan Ganteng

Berawal dari blogwalking ke blognya dewo, tentang nomer cantik dan ganteng. kalau menurutku nomor cantik atau ganteng itu muncul karena “jarang” atau terlihat “unik”. masih ingat nomor telepon Garuda? Nah, itu nomor telepon yang bisa dikatakan cantik. kalau seperti xxx113114115 cantik nggak? itu tergantung dari sudut pandang orang. namun bagiku biasa saja. apalagi nomor yang harganya 10 juta itu, wah kalau itu aku menggangapnya tidak bagus, karena susah melihat jumlah nolnya brp biji dan tentu duit yang harus dikeluarkan begitu besar :(

*gambar diambil dari: http://jalansutera.vox.com/library/posts/2006/09/


Sun Parking Mega Mall A. Yani Pontianak

Sore ini (sekitar jam 2.30) aku mengantarkan pacarku bekerja di Gramedia Pontianak. diketahui bahwa Toko buku Gramedia Pontianak terletak di kawasan Mega Mall A. Yani Pontianak. biasanya aku hanya mengantarkannya (pacarku) sampai pintu masuk Sun Parking saja. Namun sore itu aku disuruh oleh bapakku untuk membeli buku La Tahzan. yah sekalian deh masuk ke gramedia untuk membeli buku yang dimaksud. Pulangnya, sudah hampir magrib, aku bersiap-siap pulang dan mengelurkan motor dan segera manikinya menuju pintu gerbang keluar Sun parking. Segera kukeluarkan tiket parkir (diberikan sewaktu kita masuk) yang kupunya dan selembar uang seribu (biasanya aku datang ke mega mall ayani hanya membayar parkir 1000, karena tak cukup lama) kepada petugas sun parking yang ada dalam box pintu kendali parkir.
si petugaspun menyebutkan nominal uang yang harus kubayarkan, “dua ribu” ucap si petugas pintu. “Berarti kurang seribu lagi nih” berucap dalam batinku. hmm.. maklumlah aku sudah lebih dari 1 jam parkir disitu, yah mungkin memang segitu uang yang harus aku keluarkan. aku maklum kok. ya udah, aku keluarin lagi uang seribu rupiah. namun sebelum uangku keluar dari dompet, tak sengaja mataku menerawang kaca jendela kotak pintu parkir dan tertuju pada sebuah monitor komputer billing parkir di dalam box tersebut. apa yang kulihat? disana tertera angka yang cukp besar “Rp. 1.500″. hah, aku terkejut, aku telah ditipu (dan bukan tertipu). sontak aku berucap, “seribu lima ratus kali…” dengan nada pelan supaya si petugas tidak tersinggung. dia langsung menjawab “iya.., nanti dari uang yang dua ribu itu, saya kembalikan lima ratus ini” sambil memegang uang pecahan lima ratus rupiah yang siap diberikan kepadaku.
setelah itu, aku kasihkan selembar uang seribu rupiah dan dia memberikan kembaliannya. akhirnya aku segera meninggalkan tempat itu.

Mungkin bagi orang banyak ini adalah masalah kecil, namun bagiku ini adalah masalah besar. karena apa? Sudah berapa banyak orang yang mungkin telah tertipu dengan kejadian seperti ini. dan oknum-oknum tertentu telah memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi.

Akhir kata, saya menyarankan bagi pembaca semua, untuk melihat layar monitor komputer biling yang terdapat dalam ruang kendali pintu parking.


Selamat jalan, Selamat Bertanding

malam ini aku msh diwarnet, hah, sudah jam 12 lewat, warnet hampir tutup (tutup jam 1). padahal besok pagi aku harus mengantarkan bapakku ke bandara supadio untuk keberangkatannya ke pekanbaru. dalam rangka apa kesana? beliau berangkat kesana dalam rangka pertandingan bridge mewakili kota pontianak provinsi kalbar.

ceritanya besok saja yah… skr udah ngantuk, pc warnet lagi payah, nggak isa di ajak kompromi. Selamat jalan ayah .. selamat bertanding… Bawa piala lagi yah…. anakmu menanti..

*harus cari cari berita tentang event bridge nih.

*Gambar: http://www.hiltonproperty.co.uk/BRIDGE/cardsa.gif


ATM

ATMTulisan ini terinspirasi dari blognya pak budi tentang ATM. Ngomong-ngomong soal ATM, saya jadi ingat waktu dulu di jogja (sekitar tahun 99). Ada ATM BNI di UGM. Terlihat antrian yang cukup panjang, kebetulan saya juga ikutan antri (yah jelas dunk mau ambil uang). nah di depan saya terlihat orang seperti yang tergesa-gesa. Setelah orang yang didepan saya selesai dan meninggalkan bilik, saya segera masuk ke bilik untuk mengambil uang. Saya kaget menyaksikan layar monitor yang bertuliskan “apakah ada transaksi yang lain?” ada jawaban “ya” dan “tidak”. melihat tulisan itu di layar, saya segera menekan tombol pada jawaban “tidak”, dan segera mengambil kartu ATM yang barusan keluar. setelah itu saya langsung memanggil orang yang barusan keluar tersebut. Syukurlah masih belum jauh. jadi kartu ATM nya bisa segera saya kembalikan. (lagi…)


Social Bookmarking

bookmarkSebenarnya tulisan tentang social bookmarking sudah lama ingin saya tulis di blog ini, tapi entah kenapa selalu terlupakan dan molor. Nah, siang ini saya menyempatkan buat cerita pengalaman saya tentang “social bookmarking” ini.

Jujur saja, soal bookmark (offline) saya sangat membutuhkannya untuk berkelana di dunia maya. bookmark ibaratnya adalah kompas bagi saya untuk berselancar dunia yang luas ini. dengan adanya bookmark/Favorite di browser, saya bisa dengan mudah menentukan situs apa saja yang harus saya datangi.

kemunculan bookmark secara online disambut hangat oleh saya, karena saya sangat gemar mengoleksi link yang bagus menurut saya, dan memberikannya ke orang lain. Nah, dengan adanya bookmark secara online tersebut kita bisa segera memberikannya ke teman atau saudara kita. (lagi…)


Kemacetan dan Lampu Merah

lampu lalu lintasPagi ini setelah sarapan dan lain-lainnya, saya berangkat kerja (ke kantor dunk tentunya, bukan ke kebun binatang :) tahulah keadaan kota yang kalau pagi hari suka macet karena banyak yang serentak pergi untuk melakukan kegiatan, baik itu ke kantor, pasar ataupun sekedar mengantar anak ke sekolah. nah, yang jadi masalahnya kemacetan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna jalan dan jalan yang digunakanpun tak tambah lebar alias gitu-gitu aja lebarnya (kalaupun ada pelebaran jalan, cuma beberapa ruas jalan saja). Apalagi kalau ada yang melangar rambu-rambu lalu-lintas, kemacetan tambah parah dah pokoknya. (lagi…)


WordPress sedikit aneh

wordpressSetelah makan siang, iseng bertandang ke blog ini, maksudnya mau blog walking, eh… ternyata ada yang aneh di sidebar widget nya. cuma terlihat search, tautan dan blogroll, yang lainnya hilang entah kemana, padahal di setting widgetnya nggak diapa-apakan. sungguh aneh. mungkin hal ini yang menimpa sahabat dokterku beberapa waktu yang lalu. (daripada) bingung-bingung, ganti theme aja deh. nah kebetulan ada theme yang baru nih. aku coba ahh. (lagi…)


Jalan-jalan ketemu “ngadutrafik 2007″

recentNah, sekarang sudah makan, sudah agak santai buat nulis-nulis :) begini ceritanya. sebelum makan siang tadi, saya iseng liat ke Recent Reader yang ada di blogku, ada seorang yang asing menurutku :P yaitu Rohmat Sarman gambar yang kedua dari atas, seperti yang ditunjukkan pada gambar disamping. pertamanya sih masuk ke situs Mybloglog miliknya, trus menjalar ke situs. Nah dari sana (situsnya kang rohmat), ketemu lagi situsnya Cosa Aranda yang membicarakan soal ngadu “trafik 2007″ ini, wahaha.. kayaknya seru juga nih. mau ikutan juga nggak yahhh… nambah ilmu baru nih kayaknya, bagaimana caranya supaya lebih dikenal oleh mesin pencari kayak google dan yahoo yah :P

Barusan update informasi, google msh kosong, berikut screen shoot nya :)

ngadutrafik 2007

dari hasil blogwalking (jalan-jalan tersebut) ternyata cukup ramai yang ikut kontes ini :P

hasil dari google
hasil dari yahoo
Hasil dari altavista
hasil dari msn


Ngadutrafik 2007

hehe… ceritanya entar dulu. mau makan dulu nih. yang penting pasang judul dulu ahh..


Komentator tak mesti Ahli

Pagi ini setelah saya berberes komputer-komputer kantor seperti biasanya, saya buka web browser. halaman pertama yang saya buka adalah blognya pak Budi Rahardjo, mengenai “Dapatkah aku lebih baik?”. Saya pernah baca di milist tapi lupa dimana, dikatakan disana bahwa ada komentator masakan dunia itu sebenarnya tak pandai memasak, hanya saja dia tahu bagaimana menilai sebuah masakan atau makanan yang enak dan lezat. jadi menurut saya, tidak selalu seorang komentator itu pandai atau ahli dalam melakukan usaha yang dikomentarinya. misalnya komentator F1 atau mungkin komentator sepakbola, yang sering masuk TV, apakah hebat juga dalam melakukan itu semua? (lagi…)


POM Bensin

Hasil dari jalan-jalan ke blog temen (istilahnya blogwalking) akhirnya ketemu blog ini, belalang. disana lagi ngomongin soal pom bensin.

Saya jd ingat waktu mengisi bensin di pom bensin. itu kalau di pontianak ada salah satu pom bensin, tepatnya di jalan tanjungpura kalau kita ngisi bensin nggak pernah angka pada meteran nya menunjuukkan pada nol. katanya biar cepet ngisinya. jadi kalau kita ngisi 5 liter, awalnya udah tertera 16 liter nanti pas nutupnya 21 liter. nah yang jd masalah kita kadang cuma bsai liat 15,9 liter. atau mungkin di komanya ada kurang. gitu pak. susah dibilangin pada ngeyel. pernah gara-gara konsument pengin di nolkan dulu malah diajak berantem dan disuruh kita yang ngisikan. parah bener kan?


FotoGrafi

Perjalanan link hari ini dimulai dari blognya temanku Yudhi Abe. di depan halaman tersebut terdapat “Sisi lain” dari dirinya. link yang menuju pada halaman fotografi. Nah, dari sini aku tergugah untuk memunculkan kembali semangat jiwa foto grafisku. aku mendaftarkan diri. Tunggu .. tunggu aku dengan foto-foto ku. disini….


Online dari Warnet P3M Pontianak

Hari ini aku nggak kerja, jadi aku iseng ingin jalan-jalan menjelajahi warnet seperti yng biasa aku lakukan dulu :)

nah kali ini aku jalan ke WarnetP3M. duhhh sial aku dapat pc (no1) yang lumayan buat jengkel, soalnya pc nya lelet banget. 30 menit berlalu cuma isi satu kalimat diatas.


Asyiknya…Main Tamiya

PERMAINAN mobil-mobilan atau miniatur mobil memang biasanya menjadi kegemaran anak-anak. Dari mulai mobil yang harus digerakkan sendiri memakai batere, sampai yang menggunakan kontrol jarak jauh.

Untuk anak-anak, permainan itu memang cukup bisa membuat mereka bersenang-senang. Namun, bila tujuannya lebih dari bersenang-senang, orang dewasalah yang lebih banyak mengambil kendali permainan itu.

Contohnya saja permainan mobil miniatur yang lebih sering disebut tamiya. Istilah itu memang kurang tepat karena merupakan nama sebuah perusahaan di Jepang yang berdiri sejak tahun 1946 dengan pimpinnya bernama Shunsaku Tamiya.

Namun, karena perusahaan pembuat mobil miniatur itu memang berdiri sudah cukup lama dan produknya pun menyebar di berbagai negara di bumi ini, istilah tamiya pun sering dipakai untuk menyebut mobil miniatur meski hal itu bukan tamiya.

Di Bandung dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Semarang, Depok, Bekasi, Yogyakarta, Surabaya, Lampung, dan lainnya, orang-orang dewasa memang semakin banyak yang menggemari permainan tamiya. Bukan untuk sekadar bersenang-senang, tapi juga untuk menguji kemampuan mengulik mesin sehingga meski mobilnya kecil tapi bisa bergerak dengan cepat.

Harun (54) adalah salah satunya. Ia bahkan termasuk generasi pertama pemain tamiya di Indonesia yaitu sejak tahun 1987. “Saat itu mulai banyak anak-anak yang bermain tamiya, termasuk anak saya. Saya dan orang tua lain hanya melihat-lihat. Akan tetapi namanya juga anak-anak, mereka main sebentar lalu mobilnya ditinggal. Nah, jadinya orang tua yang ‘panasan’ ikut memainkan mobil-mobilan itu,” katanya menceritakan proses awal bergelut dengan mobil jenis mini 4WD itu.

Kebanyakan pemain tamiya yang dewasa juga memulainya karena melihat anaknya bermain-main atau karena sejak kecil dibelikan orang tuanya sehingga hobi itu terbawa sampai dewasa.

Misalnya Ferry T. B. (27), seorang wiraswasta di Bandung yang menjadi pemimpin tim Bemperz. Awalnya, ia hanya membantu merakitkan tamiya yang baru dibeli ayahnya untuk sang adik. Karena sadar bisa merakit tamiya, ia pun selalu ingin membeli produk itu sampai akhirnya mulai tahun 1997 sudah bisa membeli dengan uang sendiri.

**

SAAT orang dewasa mulai bermain tamiya, tentunya kesenangan dan kepuasan yang dituntut dari permainan itu bertambah. Mobil pun bukan sekadar yang penting jalan, tapi dipakai balapan untuk mengadu kecepatan, kelincahan, kestabilan, dan sebagainya seperti balapan mobil sesungguhnya.

“Bentuknya sekarang memang tidak sesuai dengan kit dari pabriknya. Sebagian besar part dimodifikasi sendiri. Jadi beda jauh lha kemampuannya dengan yang dimainkan anak-anak,” ujar Harun yang biasa dipanggil Abah.

Tuntutan peningkatan kemampuan itu diakui Abah karena hadiah yang diperoleh dari suatu perlombaan. Di tingkat daerah, tamiya race biasanya memberikan total hadiah belasan juta. Dalam kejurnas, angka itu meningkat sampai di atas Rp 50 juta.

Kejurnas itu sendiri biasanya digelar dua bulan sekali dengan penyelenggara yang berbeda-beda dan berganti-ganti daerah. Menurut Ferry, penyelenggara lomba tamiya race itu biasanya adalah tim tamiya dari suatu daerah yang ingin menyelenggarakan lomba di daerahnya. Namun, ada juga pertandingan yang digelar setiap tanggal 18 Februari oleh Abah Harun karena itu adalah hari ulang tahunnya.

Karena tuntutan untuk menjadi yang paling andal dalam suatu pertandingan, kegiatan mengulik dan memodifikasi mobil itu pun menjadi sesuatu yang lebih penting dari sekadar hadiah. Bila mobilnya sering menjadi pemenang, pemain tamiya dan timnya pun akan lebih disegani.

Kreativitas dan uji kemampuan mengulik mesin ini akhirnya menjadi bagian penting dari kepuasan pemain tamiya yang dewasa. “Memang senang saat bersaing di antara teman-teman. Kita membuat dan menampilkan hasil rakitan sendiri dan ternyata lebih bagus dari yang lain. Itu kepuasannya,” kata Abah.

Begitu pula yang dirasakan Bayu Purbo Agung (26), wiraswasta asal Bandung yang juga pemain tamiya dan memiliki track di kawasan Ujungberung. Momen-momen membuat mesin yang cocok untuk track balap adalah yang dianggapnya seru.

“Main tamiya itu bukan cuma soal mobil tok. Kita harus bisa membuat mesin yang cocok tapi bukan berarti harus selalu kencang. Jadi, nggak asal merancang mobil karena tantangannya adalah bagaimana membuat mobil dengan presisi yang tepat. Itu kepuasannya,” kata Bayu.

**

MESKI hobi itu sudah bisa diperlombakan dan merangsang dari segi hadiah, tapi jumlah pemain tamiya tidak bertambah dengan pesat. Harun mengatakan, peminat memang bertambah apalagi saat liburan sekolah. Namun, setiap pertandingan ternyata yang muncul adalah muka-muka yang masih sama.

“Sekarang kondisinya memang lagi menurun. Pemain lama masih tetap eksis, tapi pemain baru kurang,” ucap Bayu. Menurut dia dan juga Ferry, hal itu mungkin disebabkan kurangnya sarana permainan tamiya yang terbuka untuk publik.

Sekira tahun 1993, track tamiya itu tersedia di Bandung Indah Plaza dan bertahan kurang lebih dua tahun. Pada tahun 1997, track pun tersedia di salah satu toko buku di Bandung dan timbul-tenggelam sampai akhirnya benar-benar tidak ada lagi.

Tahun 2003, track yang terbuka untuk umum pun tersedia di Plaza Dago tapi bertahan tidak sampai dua tahun. Tim tamiya bernama Luki pun akhirnya menyediakan track di Plaza Parahyangan pada tahun 2004 dan tutup pada tahun 2006. Sekarang, track yang bisa dipakai umum itu hanya ada di kawasan Ujungberung yang dikelola Bayu dan rekan-rekannya.

Untuk menarik pemain-pemain baru, Bayu pun mempersilahkan track-nya dimainkan oleh para pemula yang belum bisa men-setting mobilnya. “Kalau ketemu dengan yang jago saat langsung pertandingan, mereka pasti minder dan akhirnya nggak meneruskan. Saya juga pernah dalam posisi itu sehingga pemain baru harus dikasih banyak kesempatan latihan,” katanya. (Vebertina Manihuruk/”PR”)***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/022007/27/1001.htm


Blogger Penggemar Tamiya

http://riorzky.web.id/pengen-maenan-tamiya-lagi.rio

http://layudhi.wordpress.com/2007/04/22/mini-4-wd/


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 202 pengikut lainnya.